Selasa, 29 Oktober 2013

Ali Mustofa 1155201041

Ali Mustofa

FUNGSI PERANGKAT KOMPUTER

A. Evolusi Dan Perkembangan Komputer
  • ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer): menggunakan data analog (Angka Desimal) 
  • Von Neuman / Turing : menggunakan ALU (Arithmetic Logic Unit) untuk mengolah data biner
  • Komputer Komersial (UNIVAC) : Menggunakan memory SSD (Solid State Device)  IC : menggunakan Chips  


Terdapat 3 jenis komputer berdasarkan data, yaitu: 

  1. Analog : menggunakan angka = 1,2,3,4 
  2. Digital : hanya menggunakan angka 1 dan 0
  3. Hybrid : Gabungan dari data Analog dan data Digital    

B.   Manajemen Input Device & Output Device
        1)        Category
             - User intervace Device
             - Mass Storage Device 
             - Gateways and Network
2)        Class Difference
- Complexity Of Control
- Unit Of Transfer
- Data Representation
- Eror Condition
3)        I/O Problems
- Periferal yang beragam dg beragam metode operasi.
- Speed periferal yang lebih lambat dibandingkan CPU
4)        I/O Module
- Intervace atau central switch untuk menghubungkan ke CPU dan memory
- Intervace untuk menghubungkan dari satu peripheral ke peripheral yang lain.
- Konektor mekanis berisi fungsi logika untuk komunikasi antar Bus dan Peripheral
5)        External Device
- Human readable : Screen, printer, keyboard
- Machine readable : Monitoring and control
- Communication : Modem, Network Interface Card (NIC)
6)        I/O Module Fungtion
- Pengendali & pengaturan waktu (control & timing).
- Komunikasi dengan CPU.
- Komunikasi dengan perangkat.
- Penyimpanan data sementara (data buffering).
- Pendeteksi kesalahan.
7)        Control And Timing
- CPU meminta modul memeriksa status perangkat.
- Bila perangkat siap mengirim, CPU mengirim perintah pemindahan.
- Modul menerima data dari perangkat.
- Data dipindahkan dari modul ke CPU.
8)        Interupt Driven Techniques
- CPU mengirimkan perintah I/O ke modul, kemudian mengerjakan proses yanG lainnya
- Modul I/O akan menginterupsi CPU minta layanan bila perintah selesai di kerjakan.
- CPU melayani interupsi dan setelah selesai melanjutkan kembali proses yang sedang dikerjakan sebelum diinterupsi.



C.   Memori Internal


1)      Lokasi
- CPU (register)
- Internal (main memori)
- External (secondary memori)
2)      Kapasitas
- Ukuran Word : Satuan alami organisasi memori
- Banyaknya words (Bytes)
3)      Unit Transfer
- Internal : Jumlah bit dalam  sekali akses  Sama dengan jumlah  saluran data  (= ukuran word)
- External : Dalam satuan  block  yg  merupakan  kelipatan word
- Addressable unit : Lokasi terkecil yang dpt dialamati secara uniq
  Secara internal biasanya sama dengan Word
  Untuk disk digunakan satuan Cluster
4)      Metode Akses
- Sekuensial  : Mulai dari awal sampai lokasi yang dituju
Waktu akses tergantung  pada  lokasi data dan lokasi sebelumnya
Contoh tape :
- Direct : Setiap blocks memilki address yg unique
  Pengaksesan dengan cara lompat ke kisaran umum (general vicinity) ditambah   pencarian sekuensial
  Waktu akses tdk tergantung pada lokasi dan lokasi sebelumnya
Contoh disk :
- Random : Setiap lokasi memiliki alamat tertentu
  Waktu akses tdk tergantung pada urutan akses sebelumnya
Contoh RAM :
- Associative : Data dicarai berdasarkan isinya bukan berdasarkan alamatnya
Waktu akses tdk tergantung terhadap lokasi atau pola akses sebelumnya
5)      Kinerja
- Waktu untuk melakukan operasi baca-tulis (Access time)
- waktu tambahan untuk recovery sebelum akses berikutnya (Memory Cycle time) Access time + recovery
- Kecepatan transfer data ke/dari unit memori (Transfer Rate)
6)      Jenis Fisik
- Semiconductor (ex : RAM)
- Magnetic (ex : Disk & Tape)
- Optical (ex : CD & DVD)
- Others (ex : Bubble & Hologram)
7)      Sifat-sifat fisik
- Decay
- Volatility
- Erasable
- Power consumption
8)      Organisasi
- Susunan fisik bit-bit untuk membentuk word

 D.   Central Processing Unit (CPU)
       1)        Pengenalan
        - Pemroses instruksi yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro)
        - Berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC (Integrated Circuit). Dimana IC ini digunakan untuk mengimplementasikan fungsi logika.
              2)        ALU (Arithmatic Logical Unit)
        - Bertugas membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer. 
        - Sering disebut mesin bahasa ( machine language) karena bagian ini mengerjakan instruksi – instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya. 
        - Terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang masing – masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.
             3)        CU (Control Unit)
           - Bertugas mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi – fungsi operasinya.
           - Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil instruksi – instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
             4)        Register
           - Media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data 
          - Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.
             5)        CPU Interconnections
         - Sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal dan bus – bus eksternal CPU 
        - Komponen internal CPU yaitu ALU, unit kontrol dan register – register.- Komponen eksternal CPU :sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan/keluaran
       6)        Siklus Eksekusi
   - Instruction Addess Calculation (IAC), yaitu mengkalkulasi atau menentukan alamat      instruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
   - Instruction Fetch (IF), yaitu membaca atau pengambil instruksi dari lokasi memorinya ke CPU.
   - Instruction Operation Decoding (IOD), yaitu menganalisa instruksi untuk menentukan jenis operasi yang akan dibentuk dan operand yang akan digunakan.
   - Operand Address Calculation (OAC), yaitu menentukan alamat operand, hal ini dilakukan apabila melibatkan referensi operand pada memori.
   - Operand Fetch (OF), adalah mengambil operand dari memori atau dari modul I/O.
   - Data Operation (DO), yaitu membentuk operasi yang diperintahkan dalam instruksi.
   - Operand store (OS), yaitu menyimpan  hasil eksekusi ke dalam memori
       7)        Fungsi Interupsi
     - Mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi.
    - Hampir semua modul (memori dan I/O) memiliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU.
8)        Tujuan Interupsi
- Secara umum untuk menejemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul – modul I/O maupun memori.
- Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing – masing modul berbeda.
- Dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul
9)        Sinyal Interupsi
- Program, yaitu interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada hasil eksekusi program. Contohnya: arimatika overflow, pembagian nol, oparasi ilegal.
- Timer, adalah interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosesor. Sinyal ini memungkinkan sistem operasi menjalankan fungsi tertentu secara reguler.
- I/O, sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan pemberitahuan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi.
- Hardware failure, adalah interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya atau kesalahan paritas memori.

( Imam Nur Rohmat Y.U_1155201025 ) Macam"Kabel Jaringan

Macam - Macam Kabel Jaringan 

ada 4 jenis macam kabel yang sering digunakan dalam jaringan, keempat kabel tersebut sebagai berikut : 

Kabel Koaksial

kabel koaksial mempunyai karakteristik sebagai berikut :


  1. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
  2. Biaya Rata-rata per node murah
  3. Media dan ukuran konektor medium
  4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)

Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring. 



  •  Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) 

 
 
Merupakan sepasang kabel yang di twist /dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel/8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.  

  • Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara fisik, kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar. Dimulai dari konstruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan STP adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksinya dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.

  • Kabel Serat Optik (Fiber Optik)


Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.


 

     Fiber Optik mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
  2. Biaya rata-rata pernode cukup mahal
  3. Media dan ukuran konektor keci
  4. Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)

 

Minggu, 27 Oktober 2013

Kabel LAN (Harlita Victura_1155201038)

Membuat Kabel Jaringan Dengam Kabel UTP dan Connector RJ-45

Kabel Network terdiri atas 2 jenis yaitu Straight-through Cable (Kabel Straight) dan Crossover Cable (Kabel Cross). Tujuan dan penggunaannya sama, hanya berbeda pada orientasinya saja, Straight Cable digunakan untuk menghubungkan beberapa client dengan menggunakan bantuan hub atau switch sebagai network manager. Sedangkan Crossover Cable, dapat digunakan untuk menghubungkan 2 unit client secara langsung, ataupun menghubungkan single computer dengan router.

  1. Alat dan bahan yang dibutuhkan:

a. UTP Cable

Pastikan jenisnya CAT5 atau CAT6 yang merupakan standar internasional.

b. Konektor RJ-45

RJ merupakan singkatan dari (Registered Jack).
Untuk kabel telepon biasanya menggunakan RJ-11, dan untuk kabel network tipenya RJ45.

c.       Crimping Tool

Berfungsi sebagai alat menyatukan dan menjepit kabel dengan konektor RJ, selain juga bisa dipakai untuk memotong kabel.

d.      Cutter (Optional)

Digunakan untuk memotong dan merapikan kabel agar lebih mudah dimasukkan kedalam lubang connector RJ-45.

e.       Cable Tester

Berfungsi untuk mengetes apakah kabel sudah dirakit berfungsi dengan benar. Tanpa ini, kita akan sedikit repot untuk mengetesnya langsung pada instalasi jaringan.


2.     Merakit Kabel dan Mengujinya
a.   Siapkan kabel UTP sepanjang yang kita ingin gunakan misalnya 10 meter, atau lebih dengan catatan: panjang maksimum disarankan tidak lebih dari 100 meter karena semakin jauh jaraknya, maka tingkat LOS (Loss of Signal) akan semakin tinggi.

b.  Ukur sekitar 1 cm dari ujung kabel dan potonglah bagian luar dari kabel perlahan secara memutar. Dalam proses ini berhati-hatilah karena kesalahan sedikit saja dapat membuat kabel kabel tipis 8 warna yang ada dibagian dalam kabel dapat putus, yang berarti kita harus mengulang lagi untuk memotong bagian luarnya

c.    Setelah bagian luarnya kita potong, susunlah kabel-kabel warna warni tersebut dengan urutan sebagai berikut:

Urutan kabel pada Straight-through Cable sama untuk kedua ujungnya dengan urutan [Putih Orange - Orange - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau - Putih Coklat - Coklat] lihat gambar berikut ini:


sedangkan pada Crossover Cable, ujung yang satu memiliki urutan yang berbeda, [Putih Orange - Orange - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau - Putih Coklat - Coklat] dan pada ujung yang satu lagi, [Putih Hijau - Hijau - Putih Orange - Biru - Putih Biru - Orange - Putih Coklat - Coklat] untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini
:

d.   Setelah menyusunnya dengan rapi dan memastikan kalau ujung dari semua kabel rata (untuk memudahkan ketika memasukkannya kedalam konektor RJ-45, potonglah jika semua ujung belum rata), ambil konektor RJ-45-nya kemudian masukkan semua ujung kabel yang telah di susun dengan hati – hati kedalam lubang yang terdapat pada konektor RJ-45 tersebut. Pastikan semua kabel rata pada tiap ujung lempengan yang ada di dalam port. Karena satu saja dari kaki-kaki kabel tidak menyentuh pada lempengan tersebut maka kabel tidak akan berfungsi.

e.  Kemudian, masukkanlah konektor RJ-45 yang telah disatukan dengan kabel tersebut pada Crimping Tool dan tekan dengan penekanan yang cukup kuat, dan tahan beberapa detik untuk memastikan kaki pengunci pada konektor telah mengunci kabel dengan baik sehingga tidak goyang atau lepas. Lakukan hal yang sama pada ujung satu lagi.


f.      Jika telah selesai, sekarang kita akan menggunakan network cable tester untuk menguji apakah kabel kita telah berfungsi dengan baik. Masukkan kedua ujung konektor pada masing – masing port untuk RJ-45 pada tester, kemudian hidupkan testernya, perhatikan kedua bagian lampu indikator (yang biasanya masing-masing berjumlah 8 lampu plus 1 lampu indikator untuk grounding). Jika kabel dalam status yang bagus, lampu-lampu tersebut akan hidup berurutan sesuai dengan urutan nomornya (kecuali jika sedang menguji kabel cross dimana urutannya berbeda – lihat langkah #3).

g. Jika semua langkah tidak menemui masalah/berjalan dengan baik maka proses pembuatan / perakitan kabel jaringan telah selesai dan siap digunakan.

Rabu, 23 Oktober 2013

Nama : Sukma Adi Wiyono Nim:1155201039 _Arsitektur Komputer

INPUT OUTPUT DEVICE PADA KOMPUTER A.INPUT DEVICE Input device komputer. Untuk menghasilkan output atau hasil yang berkualitas, menarik, sesuai keinginan user (pengguna) dan mempermudah dalam penggunaannya, sekarang telah dibuat berbagai macam input device komputer. Input device komputer adalah peralatan yang digunakan oleh user untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai. Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. B.OUTPUT DEVICE Output Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya. Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputer tersebut diawali memasukkan data dari perangkat input, lalu data tersebut diolah sedemikian rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.