Minggu, 03 November 2013

Maryuni_1155201017 (BUS dan Sistem Interkoneksi)



Bus Dan Sistem Interkoneksi dalam Komputer

BUS SISTEM 
System Bus atau Bus System  merupakan jalur penghubung antar alat pada komputer yang digunakan sebagai media dalam proses melewatkan data pada suatu proses. Bus ini bisa dianggap sebagai sebuah pipa, dimana pipa atau saluran tersebut digunakan untuk mengirimkan dan menerima informasi antar alat yang dihubungkannya. 
           Alat transformasi data dari terminal satu ke terminal lain di dalam CPU. Jalur utama aliran data antara processor ke komponen lainnya (seperti sound card, video card, memory) pada mainboard.

  •      Sistem BUS memiliki 3 perbedaan :
a.    Saluran Alamat
Saluran alamat digunakn untuk menandakan sumber atau data pada bus data. Lebar bus alamat akan menentukan kapasitas memori maksimum sistem.
b.    Saluran Data
Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Saluran ini secara kollektif disebut bus data. Umumnya bus data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran dikaitkan dengan lebar bus data. Lebar bus data merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja sistem secara keseluruhan.
c.    Saluran Kotrol
Saluran kotrol digunakan untuk mengontrol akses kesaluran alamat dan penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersamama oleh saluran komponen.

  •     Karakteristik Bus adalah :
1.    Jumlah iterupsi menentukan banyak perangkat independen yang melakukan I/O.
2.    Ukuran bus data eksternal berakibat pada kecepatan operasional I/O.
3.    Ukuran bus alamat menentukan banyak memori yang ditunjuk board ekspansi.
4.    Kecepatan clock maksimum yang dapat diakomodasi bus berakibat pada kinerja.

  •     Terdapat 3 sistem BUS dasar pad setiap microprocessor (CPU), yaitu:
1.    DATA BUS (bi-directional)
a.    Sebagai saran pengangkut data antara CPU dan komponen pendukungnya.
b.    Jumlah Data Bus menyatakan lebar jejak data pada CPU aatu jumlah data bit instruksi yang ampu diambil persatuan waktu.
c.    Data Bus biasanya digunakan sebagai taksonomi dari microprocessor yang berrsangkutan.
2.    ADDRESS BUS (uni-directional)
a.       Sebagai sarana pembawa alamat dari mocroprocessor ke komponen pendukungnya.
b.      Setiap Komponen pendukung didalam sistem komputer harus mempunyai alamat yang UNIQUE.
c.       Jumlah dari Address Bus menyatakan jumlah komponen pendukung yang mampu dialamati oleh microprocessor yang bersangkutan. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
3.    CONTROL BUS (uni-directional)
a.       Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.

  •     Ada 3 Jenis Trasfer Data, yaitu :
1.      CPU Memori
2.      CPU I/O
3.      I/O Memori (DMA Operational)

  • Selain itu ada 3 Jenis Interkoneksi dalam Komputer, yaitu:
           1.      CPU Interconnection






  


2.      Memory Interconnection










       3.      I/O Interconnection









  •     Arsitektur Bus Sistem dalam sebuah Komputer









  •      Kelemahan BUS Sistem
·      Apabila banyak terdapat perangkat I /O atau sistem memory yang dihubungkan ke BUS Data maka akan dapat menurunkan kinerja dari sistem keseluruhan, hal ini dikarenakan :
a.       Timbulnya Propagation Delay
b.      Timbulnya Permaslahn Bottleneck
·         Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah beberapa arsitektur Bus dasar dengan tujuan untuk meningkatkan effisiensi sistem.
  
  •  Ada 2 jenis Teknologi Bus Sistem :
     1.      Traditional BUS (ISA-BUS)
Sifat-sifat :
a.       Peripheral High-Speed (network, SCSI, Video, Graphic) dengan Peripheral Low- Speed dikoneksikan pada expansion bus yang sama, sehingga kinerja bus tidak optimal.
b.      Beban Bus sistem sangat berat, shg kinerjanya lambat.
c.       Traditional Bus ini merupakan sistem bus tunggal (Single Bus system) yang populer diterapkan pada jenis IBM-PC : 8088, era tahun 80′an.

Gambar : Diagram Traditional Bus

      2.      High Speed Bus (PCI-BUS)
Sifat-sifat :
a.       High Speed Bus , yaitu bus berkecepatan tinggi untuk koneksi peripheral berkecepatan tinggi : Video, Graphic , Network, SCSI.
b.      Expansion Bus , yaitu bus berkecepatan rendah untuk koneksi peripheral berkecepatan rendah , seperti: Modem, Fax , Serial.
c.       Beban Sistem Bus menjadi lebih ringan sehingga kinerjanya menjadi lebih cepat.
d.      High Speed bus merupakan jenis bus ganda (multi bus).
e.       Contoh : PCI – BUS.


Gambar : Diagram High Speed Bus
  •     BUS – PCI
       - Peripheral Component Interconnection
       - Dikeluarkan oleh Intel sebagai public domain
       - 32 atau 64 bit
       - 50 Jalur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar